<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-21339830</id><updated>2011-04-21T10:55:01.600-07:00</updated><title type='text'>Feed Your Soul</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ketut-epi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketut-epi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>epi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919451562212736333</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21339830.post-115392081572859072</id><published>2006-07-26T06:28:00.000-07:00</published><updated>2006-07-26T06:33:35.773-07:00</updated><title type='text'>Kasih Tak Sampai 'Dona dan Nevo'</title><content type='html'>Tiba-tiba tergambar jelas di benakku tempat kos jaman kuliah di Jogja dulu. Rumah sederhana yang sejatinya adalah paviliun dari rumah di sebelahnya itu, menyimpan banyak kenangan selama tiga tahun aku kos di sana. Ada 7 kamar yang dihuni 7 cewek2 beraneka karakter, plus....1 cewek bernama Dona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kaget, Dona yang jadi karakter utama dalam cerita ini, adalah seekor gukguk yang merupakan blasteran gukguk ceper dan gukguk kampung (sok tau jenis2 gukguk nih). Jadinya secara body si Dona ini pendek tapi badannya panjang. Bulunya item dan gondrong, montok, imut, manja dan posesif banget ama pemeliharanya, mbak Memei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dona, oleh mba Memei ga pernah dibiarkan keluar rumah sendiri, karena trauma dengan kejadian yang menimpa si Iteng (gukguknya terdahulu) yang mati karena keracunan usai jalan-jalan pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dona ga pernah makan tulang, makananya nasi dicampur ati ayam yang dimamah terlebih dulu oleh mba Memei. Dan kalau terpaksanya dikasi ikan, Dona bakal dipilihin ikan yang sudah berpisah dengan tulangnya, seperti bandeng presto atau lele yang tulangnya satu ruas (jadi mudah dipisahkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dona itu gukguk cewek yang tertib, yang kalau pipis selalu ke halaman belakang. Punya bantal dan boneka pribadi, yang kalau tidur tanpa dua benda itu dia bakalan ngamuk2 semalaman. Kalau mba Memei abis pergi2, Dona pasti akan mengendus2nya, dan ngamuk ga karuan kalau ternyata tercium bau gukguk lain di mba Memei. Cemburu ni ceritanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duuuh...jadi kangen Dona dan mba Memei. Layaknya ke7 cewek penghuni kos2an itu, Dona juga mengalami menstruasi lo tiap bulannya. Sama seperti pada manusia (ga usah dibayangkan yaa...) si Dona juga mengeluarkan darah. Sayangnya, karena ga pake pembalut, darahnya kececer di beberapa tempat di halaman belakang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang beranjak remaja (3 tahun yak?) Dona berhasil memikat hati Nevo, gukguk pak RT :D Tapi sayang kisah cinta mereka tragis, karena Dona dilarang kawin oleh mba Memei (kita protes ke mba Memei karena merenggut hak Dona untuk meneruskan keturunan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nevo dan keluarga pak RT ngebet banget biar Dona bisa kawin ama Nevo yang lebih body-nya ceper dibanding Dona, tapi bulunya sama2 item. Mereka sangat ingin melihat keturunan Dona-Nevo, yang mereka yakin pasti lucu banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau jalan2, Nevo selalu lewat depan kos kita, dan Dona selalu tau kalau Nevo lagi lewat. Maklum...Nevo sepertinya memanggil merdu ke Dona, yang sering nangkring di ruang tamu kos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu sore... berlangsung drama memilukan antara Dona dan Nevo. Usai jalan2 sore, Nevo ga langsung pulang ke rumah pak RT, tapi malah ngapelin Dona di kos kami. Dona cuma bisa melongok dari jendela kaca yang tertutup rapat, dan mengorek2kan kuku tangannya ke daun pintu yang terkunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nevo ga bisa masuk, Dona juga ga bisa keluar. Intinya mereka terpisahkan. Dan drama itu berlangsung hingga usai Mahgrib. Meski langit mulai gelap, keduanya masih saling mengaung meski terpisah dinding dan daun pintu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kami semua....oleh mba Memei dilarang keras membukakan pintu untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya, bu RT menjemput Nevo, setelah kebingungan mencari2 Nevo di berbagai tempat. Dona pun kembali ke ruang tengah, dan kami semua bisa merasakan pilu hatinya. Dona tampak lesu...hingga malam datang, dia akhirnya tertidur... Sepertinya dia berharap bisa ketemu Nevo dalam mimpinya malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah cinta Dona - Nevo sepertinya tidak menunjukkan sinyal akan membaik. Dona yang sehari2 menghabiskan waktu dengan saling mencintai dengan mba Memei, tampaknya tak bisa melupakan Nevo. Meski drama memilukan itu tak pernah terulang lagi, tapi mereka selalu bertegur sapa saat Nevo lewat di depan kos. Dona pun dengan riang menggonggong sambil mengibaskan ekornya dan lari berputar-putar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir melihat Dona adalah ketika mba Memei pulang ke kampung halamannya di Kudus. Dona pun dibawa serta. Aku lupa apakah dia sempat berpamitan dengan Nevo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Dona... di Kudus sana, apakah kamu masih mengenang Nevo? Atau larut bermain dengan gukguk mba Memei yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miss U Dona...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21339830-115392081572859072?l=ketut-epi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketut-epi.blogspot.com/feeds/115392081572859072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21339830&amp;postID=115392081572859072' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default/115392081572859072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default/115392081572859072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketut-epi.blogspot.com/2006/07/kasih-tak-sampai-dona-dan-nevo.html' title='Kasih Tak Sampai &apos;Dona dan Nevo&apos;'/><author><name>epi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919451562212736333</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21339830.post-115038307061784472</id><published>2006-06-15T07:27:00.000-07:00</published><updated>2006-06-15T07:51:10.640-07:00</updated><title type='text'>Pernikahan Teman</title><content type='html'>Di awal-awal aku kerja, ada seorang teman yang memutuskan untuk menikah dengan seorang gadis yang baru dikenalnya beberapa bulan. Amazing bagiku... terlebih, saat itu bisa dibilang mereka belumlah matang secara finansial. Tapi mereka yakin memutuskan untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa. Aku menghujaninya dengan berpuluh pertanyaan secara beruntun... meski jumlahnya banyak, topiknya tak jauh-jauh dari 'yakin?', 'apa gak mau nunggu dulu setelah mengenal lebih baik?', 'apa ga nunggu setelah kerjaan lebih settle?' dan pertanyaan2 sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pertanyaanku puluhan, jawabannya pun berjumlah sama, tapi intinya mengatakan mereka siap, mereka bertekad untuk menghadapi bersama apapun yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebat! Ketika kutanyakan pada diriku... jawabanku waktu itu: 'belum siap banget, gila aja klo hari gini aku dah nikah'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terngiang perkataan temaku: 'memang kalau ditanya kapan siapnya, kita ga akan pernah siap...'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, setelah 3,5 tahun aku bekerja. Aku banyak melihat satu-persatu temanku menikah. Ada beberapa dari mereka yang memang sudah matang secara finansial, tapi tak sedikit juga yang bertekad untuk mengawalinya berdua dengan apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perasaanku selalu terharu ketika satu-persatu dari mereka mengabarkan kabar gembira itu. 'Mereka sudah lebih siap,' pikirku. Sambil membayangkan hari-hari lampau yang kami lewati dengan celotehan a la perempuan yang rasanya masih kelabakan mengurus diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, aku sedikit merasa lebih siap. Secara umur sudah lewat seperempat abad :D Rasanya agak terlambat kalau mesti menunggu usia yang lebih tua untuk menikah. Hmmm... suatu hari, dengan restu Tuhan, orang tua dan semuanya, aku bisa bilang 'udah siap nikah' ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21339830-115038307061784472?l=ketut-epi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketut-epi.blogspot.com/feeds/115038307061784472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21339830&amp;postID=115038307061784472' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default/115038307061784472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default/115038307061784472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketut-epi.blogspot.com/2006/06/pernikahan-teman.html' title='Pernikahan Teman'/><author><name>epi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919451562212736333</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21339830.post-113793640314874483</id><published>2006-01-22T17:11:00.000-08:00</published><updated>2006-01-22T05:26:43.156-08:00</updated><title type='text'>Log Pertama, Target: Direview Detikinet :D</title><content type='html'>Akhirnya punya blog juga! Berharap ini gak sekedar jadi sampah digital. Berharap akunya rajin ngisi dan memolesnya biar enak dinikmati. Syukur2 kalau bisa direview Wicak di detikinet, hahhaa....itu targetnya, ngayal banget ya Cak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih Cak, kriteria blog biar bisa muncul di detikinet? Mmmm...Wicak pasti nyari blog yang unik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unik: isinya punya pola yang jelas, apalagi kalau punya misi yang pasti, yang gk cuma jadi tempat curhat atau nulis dikala ada yang mau ditulis aja (hehhee...aku banget nih :P). Jadi keliatan gitu... kalau yang ngisi blog lg ada misi yang mo dijalankan, n visi yang pingin dicapai. Gitu kan Cak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain isi, dari segi disain bisa gk Cak? Atau gaya bahasanya gitu ya? Misalnya tiap kali posting, aku pake gaya bahasa bego yang sok pintar? (Tapi kan bukan gayaku tuh) atau bahasa dagang? (hehehhe...tau aja, aku kan hoby dagang :P), atau kekonsistenanku pakai kata 'aku-kamu' di tengah masyarakat yg pake 'gw-elo' hahhaha.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau (maksa banget nih) bisa dibilang ini blog unik, karena jadi blog paling BUNCIT diantara blog2 kru detikinet, dan dibikinnya pas detikcom pindah kantor ke BUNCIT. Tuuu kaan....unik banget nih ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21339830-113793640314874483?l=ketut-epi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketut-epi.blogspot.com/feeds/113793640314874483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21339830&amp;postID=113793640314874483' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default/113793640314874483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21339830/posts/default/113793640314874483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketut-epi.blogspot.com/2006/01/log-pertama-target-direview-detikinet.html' title='Log Pertama, Target: Direview Detikinet :D'/><author><name>epi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14919451562212736333</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry></feed>
